Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

PokoPoko dan Bayu

Tadi, barusan aja, ketika saya sedang berada di level 108 PokoPoko, tiba-tiba ponsel saya bunyi. Nomor tidak dikenal, tapi toh tetap saya angkat, siapa tau rejeki atau mungkin jodoh dari surga.

"Halo", kata saya. Suara di seberang empuk menjawab, "Halo, ini Sari ya?"
"Iya. Ini siapa?" Saya balik nanya. "Bayu, Sar. Kamu apa kabar?"

Suara yang sama, nada yang masih sama, tekanan kata yang tetap sama. Dan seketika itu juga, Gambir, jingga sore, depok express, Depok Baru, kereta mogok, kepala burung, kerupuk kulit, bisingnya suara announcer, Dukuh Atas, taruhan konyol, BengBeng, dan banyak hal lainnya berkelebat dalam ingatan, seperti sebuah film hitam putih yang diputar kembali di kepala saya.

A 20 minute call and I was like time traveling back to the past. Gosh. It's been ages. Where have those years gone?

And guess what, he was in KL too for some time when I was completing my contract there.

Comments

Popular Posts