Skip to main content

Featured

Daur Ulang Plastik: Limbah Tak Lagi Limbah

 Plastik adalah bahan yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, masalahnya terletak pada akibat negatifnya terhadap lingkungan ketika plastik ini dibuang begitu saja setelah digunakan. Dalam beberapa tahun terakhir, solusi yang semakin populer untuk mengatasi masalah ini adalah daur ulang plastik. Daur ulang plastik adalah proses mengambil limbah plastik dan mengubahnya menjadi produk baru yang dapat digunakan kembali. Inilah mengapa daur ulang plastik menjadi semakin penting dalam upaya menjaga lingkungan.   Salah satu manfaat utama dari daur ulang plastik adalah mengurangi jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan. Plastik adalah salah satu jenis limbah yang sangat sulit terurai secara alami, dan ketika dibuang begitu saja, dapat mencemari tanah, air, dan udara. Dengan mendaur ulang plastik, kita dapat mengurangi jumlah plastik yang mencemari lingkungan dan meracuni makhluk hidup di dalamnya.   Selain itu, daur ulang plastik juga membantu mengu

Drama? Lebay?

Ada seorang teman yang melabeli saya "drama queen". Sejauh ini, saya tidak mengakui atau menyangkalnya. Saya tahu, pelabelan apapun yang diberikannya kepada saya, itu semata-mata karena dia sayang saya.

Benar atau tidaknya bahwa saya drama queen, saya juga tidak tahu. Yang jelas, saya memang sering kali bereaksi lebih, cenderung lebay dan ekstrem terhadap rasa sakit (hati), terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan perasaan. Dalam hal ini, perasaan mendominasi akal sehat saya.

Ketika cinta mendatangi dan saya jatuh di dalamnya, saya menjadi manusia yang paling bahagia di dunia. Berdesir-desir, berdebar-debar. Seribu kupu-kupu menari-nari dalam perut saya. Saya akan lakukan apapun untuk cinta itu. Kadang saya menggenggamnya terlalu kuat, hingga dia mati dalam genggaman tangan saya.

Ketika kemudian cinta itu menguap, dan tidak ada kupu-kupu lagi yang menari dalam perut ini, maka saya akan merasa menjadi orang yang paling merana, paling sengsara di dunia ini. Seperti pesakitan yang tinggal menghitung hari atau detik untuk menjumpai keabadian. Sungguh saya tidak mau berada dalam titik ini. Titik yang melelahkan dan mematikan akal sehat.

INDONESIA BLOGGER


Comments

Popular Posts