Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Ternyata

Ternyata ...ada yang jauh lebih menyebalkan dari narsis. Yup, orang yang suka cari muka, sikut kanan kiri, kalo perlu tusuk dari belakang. Orang kaya gini, pasti ada dimana-mana, cuma bentuknya aja yang beda. Bagi orang tersebut mungkin memberikan kesenangan tersendiri ketika menyudutkan orang lain demi keselamatan dan kepentingan pribadinya. Mencari point dimata orang lain (baca: Boss) dengan menjatuhkan sesame rekan, yang menurut kita ga etis sama sekali, buat “primata” jenis itu jadi sah2 aja, malah jadi guideline hidup mereka. Nyebelin banget kan?? Jauh lebih menyebalkan dari pada narsis.

Comments

Popular Posts