Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Pada Akhirnya..

Pada akhirnya .. kita pasti akan merasa capek, lelah dan merasa semua yang kita lakukan sudah cukup. Pada akhirnya kita akan merasa apa yang kita alami lebih dari cukup untuk kita memulai lembaran baru dalam hidup kita ini. Kita sudah cukup merasakan having fun, traveling, bebas kesana-sini, nge-date sana-sini, dan kita ngga lagi merasakan greget dari semua itu, cuma datar dan jenuh. Kitapun sadar bahwa itu semua bukanlah tujuan akhir dari perjalanan yang sudah kita mulai. Pada akhirnya kita pingin settled, punya pendamping, keluarga yang hangat dan anak-anak untuk kita jaga dan besarkan.

Mungkin fase ini yang sedang dialami sama seorang temen gw. Waktu dia bilang mau getting married, I can hardly believe it (at least ngga sekarang, 5 atau 6 tahun kedepan mungkin). Gw sering mengidentikkan dia sama dunia malem, pribadi yang lebih suka beli sate daripada beli kambing (sorry dude..). Pada akhirnya dia milih buat settled. Memilih satu perempuan buat dia jadiin pendamping dan mempercayakannya jadi ibu buat anak-anaknya. That's sweet.

Pada akhirnya setiap perjalanan memang harus berhenti pada suatu titik, untuk memulai perjalanan yang lain.

Selamat yaa..

Comments

Popular Posts