Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Telpon


Image hosted by Photobucket.com

Tulilililit tulilit…telpon dimeja saya bunyi.

Saya: halooo *suara merdu menjual*
Penelpon: De..hehehe hihihi hehehe…
Saya: kenapa luw?? *alis hampir nyatu*
Penelpon: hehehe..hihihi..hehehe *masih ketawa ga jelas*
Saya: ddiiiihh..kenapa si luw?? *alis udah bener2 nyatu*
Penelpon: hihihi..hehehe…ngga…
Saya: yeee apaan si luw ah?? *ketawa takut2 en ngeri*
Penelpon: nggaaa… gw lagi pingin ketawa aja ama luw hehehe…
Saya: lho…!? *gubrak*

Emang, ada yang aneh kemarin ama tatz, si penelpon itu.

Comments

Anonymous said…
waduh si tatz ya huehehehe ada2 aja
Tatz Sutrisno said…
duh..jadi malu.
waktu itu gw emang lagi pengen ketawa lepas tapi situasinya ga memungkinkan..so ta' telpun lah sari...*there's something bout me yesterday* hip-hip horrey.
zuki said…
baru tahu kalau tatz bisa kaya' gitu ... :-P

Popular Posts