Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Waktu Yang Ambigu

Dan waktu pun bergulir dengan sangat mengerikan, tidak diam, 
menguras tenaga, menggerus impian. 
Tidak menyisakan kesempatan. 
Tidak juga memberikan pengecualian, hanya meninggalkan kerutan, 
di wajahmu, wajahku, wajah bumi semesta.

Siang malam pagi kembali siang, tidak berjeda tanpa batas. 
Tanpa lelah berputar. 
Menggilas yang diam, menelan yang lengah dan hidup tanpa kemauan.
Ooh betapa waktu begitu mematikan. 
Membuai, kemudian sungguh mematikan dan membuat kita terlupakan. 

Jika demikian kejamnya waktu, lalu mengapa sorak sorai riuh rendah perjalanannya, 
perputarannya, pergantiannya setiap tiga ratus enam puluh lima hari? 
Perputaran yang mendekatkan kita pada ketiadaan, 
yang menghentikan keberadaan kita sebagai manusia. 

Betapa mengerikannya waktu. Betapa ambigu.
Tak dapat dibujuk dan ditiru, apa lagi untuk ia menunggu dan mengerti bahwa kita belum selesai, masih banyak mimpi yang ingin diberi waktu.

(Ketika beberapa menit lagi tahun berganti, dan 2022 hanya akan menjadi bagian dari sejarah panjang, sisa-sisa pandemi)

Comments

Popular Posts