Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Konyolnya Sepi

Ah konyol sekali rasa sepi ini. Menggigit, seperti udara di luar yang belakangan lebih sering berangin, berawan, dan kemudian hujan.

Konyol sekali rasa sepi ini. Bertahun-tahun setia menemani, tanpa bosan dan lelah sedikitpun. Kadang dia pergi, tapi cuma sebentar. Kemudian dia datang kembali, bertahta untuk sekian lama.

Konyol sekali sepi ini. Membuat mata menolak untuk tidur. Bahkan kantukpun mengalah, menepi, menjauh, untuk memberikan ruang pada sepi yang konyol ini.

Betapa konyol dan egoisnya sepi ini. Dia bersikeras ingin menjadi teman saya, betapapun saya menolaknya.

Dan saya bertekuk lutut di hadapannya. Tanpa syarat. Memalukan.

#justanothersleeplessnight

Comments

Popular Posts