Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Pundak Laki-Laki

Mantan saya dulu sering kali bilang gini, "Mei, laki-laki itu pundaknya harus kuat". Saya tahu persis apa yang dimaksud. Laki-laki tidak hanya bertanggung jawab atas dirinya, tapi juga atas diri perempuan yang dijadikan teman hidupnya, ibu dari anak-anaknya, dan tentu saja atas diri anak-anaknya. Maka, memang betul, pundak laki-laki itu sungguh harus kuat. Apalah jadinya kalau ia tidak memiliki pundak yang kuat? Bagaimana dia akan memikul tanggung jawab yang ada di pundaknya? Saya setuju sekali dengan pemikiran seperti itu.

Buat saya, laki-laki yang punya pundak kuat, yang rajin bekerja untuk menafkahi diri dan keluarganya, memberikan kehidupan yang terbaik buat orang-orang yang dicintai, dengan cara yang baik dan halal tentunya, itulah laki-laki sebenarnya.

Satu hal lagi, buat saya, laki-laki yang mau sibuk kerja dan berpikir itu seksi. 

Comments

Popular Posts