Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

sendiri

Kadang manusia butuh waktu untuk sendiri, menghindar dari lingkungan sekitar bahkan menjauh dari orang-orang yang disayang. Saya pribadi, menikmati sekali saat saya menghabiskan waktu sendiri, tanpa siapa-siapa, melakukan hal-hal yang saya sukai sendiri, nonton film sendiri, makan sendiri, window shopping sendiri, keliling-keliling kota (Bogor favorit saya) sendiri, atau bahkan hanya berdiam diri sendiri didalam kamar saya. Dengan kesendirian itu, saya betul-betul merasa memberikan perhatian penuh pada diri saya. Bisa dibilang saya sangat menikmati saat-saat seperti itu.

Saya rasa, tidak apa-apa kita memanjakan diri sendiri dalam kesendirian. It’s not selfish to be alone, I suppose.

Comments

zuki said…
menulis di blog juga seperti 'membenamkan' diri pada sebidang tanah di belantara internet, sendirian, tenggelam di dalamnya.

selamat menikmati kesendirian ... :)
zuki said…
apa kabar, tetap semangat! :)
zuki said…
apa kabar? :)

Popular Posts