Skip to main content

kencan pertama

Yup, satu polesan lagi beres. Yaya menebalkan sedikit lipstick coklat muda lembut itu di bibirnya untuk menambah kesan sensual. Yaya bersyukur sekali, minggu lalu teman-temannya yang tukang paksa itu berhasil membuat dirinya setuju untuk mengikuti kelas kecantikan singkat yang diselenggarakan oleh salah satu produsen produk kecantikan yang lumayan terkenal. Tidak percuma dia mengeluarkan sejumlah uang dari koceknya yang seringkali prihatin di akhir bulan. Toh hasilnya tidak terlalu mengecawakan. Dia sekarang bisa membuat bibirnya (yang ia yakin merupakan bagian yang paling menarik di wajahnya) kelihatan jauh lebih seksi, menyapukan blush on di pipinya dengan arah yang benar, dan ia juga bisa memakai mascara tanpa harus mencolok matanya. Yaya menatap pantulan dirinya dalam cermin lady’s room di café kecil favoritnya itu dan tersenyum sumringah, ok, perfect!

“Semuanya memang harus sempurna malam ini, ini kencan pertama gue. Pangeran impian gue dateng jauh-jauh, jadi gue harus kelihatan sempurna dan gak ada satupun yang boleh merusak malem gue ini, bahkan bos gue yang kurang waras sekalipun!” Yaya menggumam sendiri.

“Ok jantung, gue ngerti lu memang harus tetap berdenyut, tapi gue mohon berdenyutlah dengan teratur, jangan berdebar gak menentu, gue gak mau salah tingkah, oke.” Yaya menarik kursi di meja teras café itu, ia sengaja memilih tempat di teras agar bisa menikmati view yang dijual café ini seutuhnya.

Yaya masih berusaha menjinakkan debar liar di dadanya, ketika suara empuk itu menyebut namanya.

“Yaya…you look gorgeous.” Ridho tersenyum memamerkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapi (tidak terlalu rapi sih sebenarnya, satu gigi taringnya agak ke depan) sementara debar di dada Yaya semakin liar dan tak beraturan.

Ya Tuhan, terima kasih, akhirnya sosok itu datang juga, muncul nyata di hadapanku. Sekali lagi terima kasih Tuhan. Yaya membatin dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak melemparkan diri ke dalam pelukan lelaki itu.

Ridho meraih tangan Yaya, menggenggamnya lembut dan mesra. Tanpa suara, hanya mata yang bicara. Yaya merasakan getar hangat mengaliri setiap jengkal tubuhnya ketika tiba-tiba, kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiinggggg….!!! Yaya tergagap sesaat, sebelum berteriak sekuat tenaga “weekkkeerr sialaaaaaannn!!!” dan melemparkannya ke sudut kamar. Dari Musholla sebelah, adzan Subuh mulai berkumandang.

Comments

Anonymous said…
Easy Get Money :
1. go to the following link; http://www.AWSurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=tutekx Join this site. It is also free.
2. You get paid for completing surveys over there 6$ to 4$ dollars per survey and 1.25$ per referral
3. Create a paypal PREMIUM Account at this address. It is free; https://www.paypal.com/row/mrb/pal=DRV7BMWZB45NWWhen asked for credit card details simply say cancel. You do not need to fill it.
4. You can also use paypal money to buy stuff on ebay and other shopping sites.
5. Thats is it. So Simple and I swear it works.I learnt this from another friend and i thought it will be good for my friends here. So I thought of helping
6. Try Now Click Here

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1. go to the following link; http://www.AWSurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=tutekx Join this site. It is also free.
2. You get paid for completing surveys over there 6$ to 4$ dollars per survey and 1.25$ per referral
3. Create a paypal PREMIUM Account at this address. It is free; https://www.paypal.com/row/mrb/pal=DRV7BMWZB45NWWhen asked for credit card details simply say cancel. You do not need to fill it.
4. You can also use paypal money to buy stuff on ebay and other shopping sites.
5. Thats is it. So Simple and I swear it works.I learnt this from another friend and i thought it will be good for my friends here. So I thought of helping
6. Try Now Click Here

Popular posts from this blog

Demi Rindu

Demi rindu, saya rela menunggu sampai jam 11 malam
Demi rindu, saya rela mengalokasikan dana berlebih untuk pulsa saya
Demi rindu, saya rela membayar tagihan telpon yang membengkak
Demi rindu, saya rela menghabiskan waktu berlama-lama hanya untuk membayangkan merah mukanya saat tertawa atau kepanasan
Demi rindu, saya rela membatalkan tidur siang saya
Demi rindu, saya rela membuat catatan konyol ini.
(weeeeeeekk..)

Yaaah..kok mati sih!?

Kemaren malem pas saya masuk kamar, baru pulang kerja, ada sesuatu yang aneh dikamar saya, feeling saya berasa kek gitu *muka serius berpikir*. Ternyata, feeling saya bener. Ada yang aneh memang. Aquarium kecil saya, yang harusnya berair jernih, jadi butek ples kotor gak karuan. Rasa kaget saya belom berhenti sampe disitu, masih terus berlanjut. Ternyata lagi nih, ikan mensis saya, penghuni satu-satunya aquarium itu udah RIP.*sesenggukan*




Yaaah kok mati sih!? Padahal tuh ikan tergolong kuat, walopun jarang saya perhatiin tetep survive dia sampe kemaren itu….saya juga jarang ganti airnya, abis cape (padahal tuh aquarium kecciiill banget), pas pulang kerja udah ga punya tenaga lagi, langsung gubrak. Paling diganti seminggu sekali doang, udah gitu saya juga sering lupa ngasih dia makan (niat ga sih punya piaraan!?).

Tapi ikan saya itu mati bukan karena saya lupa ngasih makan atau kelamaan ganti airnya. Justru karena ada yang ngasih makan ikan saya overdosis, ya akibatnya gitu dah, airnya j…

My dirty mind

Pernah ga punya pikiran atau imajinasi-imajinasi ajaib (atau brilliant deh)? Kalo saya sering. Pada momen-momen tertentu imajinasi ajaib itu berkembang pesat dikepala saya nan mungil ini *ueekk*



Yang sering muncul sih imajinasi-imajinasi hebat ini:

1. Pas saya lagi nongkrong ditoilet, tiba-tiba ada tangan pucat agak ijo-ijo warnanya, berbulu, kukunya panjang, muncul dari lubang toilet. Hhiiiyyy jojo abis kaan!? Jelas ini mengurangi kenikmatan saya membuang hajat, iseng banget tuh tangan pake muncul-muncul segala.

2. Seringkali waktu saya ngomong ama seseorang, pikiran kayak gini muncul: Gimana yaa kalo soto ayam ini gw siramin kemuka dia? atau gimana ya kalo jerawatnya tiba-tiba gw pencet? Udah mateng banget kan tuh jerawat sampe merah gitu.. atau diiih ni orang bulu idungnya panjang amat, pingin gw cabut aja deh *aauuww*(padahal sumpah saya ga ada masalah sama sekali sama orang itu)

3. Pas lagi gondok ama seseorang, bayangan saya lagi nyeplok muka en palanya ama telor tembuhuk (ngga cum…