Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Menyelamatkan Bibit Pohon Tomat

Sekitar dua minggu lalu, beberapa bibit pohon tomat saya yang ditanam dalam polybag, yang berusia sekitar 2 bulan, mengalami busuk pada batang bagian bawah yang bersinggungan dengan dengan media tanam. Batang terlihat berwarna coklat agak kehitaman, walaupun batang bagian atas masih berwarna hijau segar. Begitupun dengan daun-daunnya, masih terlihat hijau dan segar. 


Setelah saya cari tahu, ternyata, busuk yang terjadi pada batang bagian bawah pohon tomat itu bisa disebabkan oleh beberapa hal, antaranya: 


1. Serangan Jamur atau Patogen Tanah

Damping-off (rebah semai): penyakit yang umum menyerang bibit tomat, disebabkan oleh jamur seperti Pythium, Rhizoctonia, atau Fusarium. Gejalanya batang mengecil, lembek, lalu busuk di dekat permukaan tanah.

Fusarium / Phytophthora: menyerang akar dan pangkal batang, sehingga bibit layu dan mati.


2. Media Terlalu Lembap / Drainase Buruk

Polybag yang tidak memiliki lubang drainase cukup akan membuat air tergenang.

Kelembapan berlebih memicu jamur penyebab busuk batang.


3. Penyiraman Berlebihan

Tanaman kecil tidak membutuhkan air terlalu banyak. Jika media selalu becek, akar cepat busuk.


4. Kontaminasi Media Tanam

Media tanam dari tanah kebun yang tidak disterilkan sering membawa jamur penyebab penyakit.


Untung saja, busuk pada batang bagian bawah segera terpantau. Lalu apa yang saya lakukan untuk menyelamatkan pohon-pohon tomat tersebut? Berikut langkah penyelamatan bibit tomat yang segera saya lakukan. 


1. Membuat larutan anti jamur alami yang terbuat dari bawang putih. Saya haluskan 3 siung bawang putih, kemudian saya larutkan dengan 1 liter air. 


2. Bibit pohon tomat yang terkena serangan busuk, saya cabut dan direndam pada larutan bawang putih tadi. 


3. Kemudian saya menyiapkan media tanam baru, untuk mengganti media tanam lama yang sudah terkontaminasi jamur. 


4. Setelah media tanam yang baru sudah siap digunakan, saya pindahkan bibit tomat ke dalam media tanam baru tersebut. 


Setelah bibit pohon tomat yang rusak tersebut sudah dipindahkan, saya lakukan penyiraman dengan air secukupnya. Perlu diingat lagi, bibit tomat tidak perlu disiram berlebihan dan terlalu sering. Hal ini dapat menyebabkan akar dan batang pohon tomat membusuk. 


Sebagai tips tambahan: Kalau ingin aman, sebaiknya semprot pencegah jamur alami seminggu sekali dengan larutan bawang putih atau, bisa juga daun sirih.


Semoga langkah di atas dapat menyelamatkan bibit pohon tomat. Selamat berkebun! 


Comments

Popular Posts