Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

Sari?? Tari??

Waktu saya baru aja jadi penghuni baru di tempat kos saya sekarang ini, saya sudah memperkenalken diri kalo nama saya Sari, itu sekitar bulan November 2007 lalu. Entah vocal saya yang terlalu merdu atau pendengaran si mbak asisten pribadi Ibu kos saya yang bermasalah, nama saya yang Sari itu pun terdengar menjadi Tari di telinganya.

Sebenernya saya sudah berniat (beberapa kali malah) untuk meralat nama saya setiap kali si mbak yang baik hati itu nyebut nama saya, tapi entah kenapa kok saya gak tega terus ya mo bilangnya. Lagi pula saya pikir, Tari kedengaran lebih manis dari pada Sari. Akhirnya sampe sekarang, sudah sekitar delapan bulanan gitu, jadilah saya Tari, bukan Sari, buat si mbak itu.

Comments

Popular Posts