Skip to main content

Featured

Don’t Be Cruel to Yourself: Embracing Self-Kindness

In the journey of life, we often find ourselves navigating through a labyrinth of expectations, challenges, and uncertainties. Amidst this tumultuous terrain, we encounter a relentless companion: our inner critic. This voice, often fueled by self-doubt and comparison, can be incredibly harsh, constantly reminding us of our flaws, failures, and inadequacies. Yet, in our quest for growth and fulfillment, it's essential to recognize the profound importance of extending kindness and compassion to ourselves. In this short writing, we dig into the significance of self-compassion and the transformative power it holds in fostering resilience, well-being, and personal growth.   At the heart of self-compassion lies the recognition of our shared humanity. We are not immune to imperfections, setbacks, or moments of vulnerability. Rather than berating ourselves for our perceived shortcomings, self-compassion invites us to embrace our humanity with empathy and understanding. It acknowledges

Bubye Friendster

Sampe sekarang saya masih punya account di beberapa jejaring pertemanan dunia maya, seperti friendster dan hi5 (masih ada yang lain tapi lupa hihi..). Alasan saya waktu buka account-account itu sebenernya si buat seru-seruan aja, biar tetep eksis *hueks*, dan gaul, kan katanya lebih baik mati daripada gak gaul *hallaaah*. Terus juga buat cari temen, siapa tau ketemu temen yang klik *ussy*.

Awalnya si masih rajin buka-buka account itu, nambah-nambah temen, liat-liat page orang lain, kasih-kasih komen dan segala macem gitu deh. Tapi semakin lama semakin jarang, jaraaang dan jaraaaaaang banget. Sampe akhirnya kemarin, setelah melalui proses pemikiran yang panjang dan mendalam, saya putuskan untuk menghapus account saya di friendster dan Hi5. Lho kok!? Emang gak perlu gaul lagi? Emang gak perlu temen lagi? Emang udah merasa eksis? Yaa bukan gitu sii, cuma dari pada saya punya account tapi hampir gak pernah saya tengokin, mending saya hapus aja. Lagian saya kan masih punya account di MP yang cukup mewadahi saya di dunia maya ini, selain bisa jadi tempat saya teriak-teriak kalo marah atau ketawa-ketawa kalo seneng, dan nangis bombay kalo lagi sedih atau sekedar mengutarakan pemikiran saya yang penting gak penting, saya juga masih bisa membangun jejaring pertemanan di sini.

Comments

Popular Posts