Skip to main content

Featured

Buku dan Anak Usia 1 Tahun: Tentang Kata, Waktu, dan Kehadiran

Di usia 1 tahun, anak belum mengenal huruf, belum memahami cerita, bahkan belum bisa duduk lama mendengarkan. Namun justru di usia inilah, buku memiliki makna yang sangat sederhana dan penting, yaitu kehadiran.   Buku bukan tentang membaca. Buku adalah tentang duduk bersama, membuka halaman perlahan, dan membiarkan kata-kata hadir lebih dulu di udara.   Kata yang Didengar, Bukan Dibaca   Anak usia 1 tahun mengenal dunia lewat suara. Ia menyerap nada, irama, dan pengulangan. Saat sebuah buku dibacakan, yang bekerja bukan hanya telinganya, tetapi juga rasa amannya.   Buku dengan kalimat pendek, pengulangan kata, atau bahkan hanya satu kata per halaman sering kali lebih bermakna dibanding cerita panjang. Di usia ini, irama suara orang tua jauh lebih penting daripada alur cerita.   Beberapa orang tua memilih buku papan (board book) dengan kata-kata sederhana karena lebih tahan dibuka, ditutup, dan dipegang berulang kali oleh tangan kecil. ...

sepatu baruku

Di dalam bis, saya menatap sepatu baru saya dengan takjub. Tidak manis, tidak keperempuan-perempuanan, tapi sangat nyaman. Yup, nyaman sekali. Tanpa hak tinggi, yang bikin nyeri kaki (well, I'm not high heels type)Nyangkrem-nya (Sorry, I couldn't find the most suitable term for this word in Bahasa or English) pas banget di kaki saya. Enak dibawa lari apalagi jalan. Sudah terbukti tadi waktu saya ngejar bis ini di depan halte Tosari.

But..tunggu dulu, keknya ada yang kurang deh. Ya ya kaos kaki, saya lupa pake kaos kaki. I should wear socks! Besok mesti pake kaos kaki nih.

Comments

Tatz Sutrisno said…
nyangkrem = membalut..mememeluk ?? analogi...hehehe....
gak penting niy comment gua

Popular Posts