Skip to main content

Featured

What Do We Live for?

What do we live for? I asked.  We may count the days from the day we were born to the day we take our last breath.  Some would carry the world upon their shoulder only to make sure others can take their breath.  So what do we live for? I asked. 

Tentang Bapak (Lagi)

Bapak itu jago matematika. Bagi kurung, akar kuadrat, semua bisa. Ketakutan setengah mati saya kalau belajar matematika sama Bapak. Ada petuah Bapak yang tidak pernah saya lupa, "aja ngelara, aja ngedusta, aja ngresula". Saya tidak tahu apakah Bapak memberikan petuah serupa kepada anak-anaknya yang lain (karena saya yang paling jelek adatnya).


I miss you Bapak.

Comments

Popular Posts