Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2019

Pada Langit

Mari bicara pada langit. Tentang tingginya harapan dan cita-cita yang digantungkan padanya tanpa tiang.
Mari meminta pada langit, gemericik hujan yang meninabobokan.
Mari dengarkan cerita langit, yang menyimpan rahasia setiap jaman.

Brawijaya Hospital

Kemarin, saya membawa keponakan saya yang berumur 6 tahun ke Brawijaya Hospital, Bojongsari Baru, lantaran dia muntah-muntah setelah makan makanan di tukang jajanan di sekolahnya (please please please, jajanan anak-anak betul-betul harus diawasi).

Di mana Bojongsari Baru? Salah satu kelurahan di wilayah Depok, Jawa Barat. Dulu, duluuuu sekali, Bojongsari kampung yang sangat nyaman, asri, sepi, dan tenang. Malam hari hanya ada suara jangkrik. Sawah dan kebun masih banyak. Tapi sekarang, semua ketenangan sudah menguap entah ke mana. Sawah, lapangan, kebun, sudah berubah semua menjadi komplek perumahan. Resto waralaba fast food ada di setiap pojok, di sepanjang jalan. Supermarket lokal dan internasional berjejer sebelah menyebelah. Malah sekarang sedang dibangun mall. Oemji.

Nah Brawijiaya Hospital, salah satu fasilitas baru yang menjamur di kampung saya itu. Yang ingin saya ceritakan bahwa, saya memperoleh pengalaman yang luar biasa beda dari rumah sakit-rumah sakit atau klinik-klinik …

Kita Manusia

Kita manusia. Mau jadi manusia seperti apa kita? Semua terpulang pada pilihan masing-masing. Dan pilihan saya, saya memilih untuk menjadi manusia yang bertanggung jawab terhadap diri dan hidup saya, kemudian dapat membantu orang-orang di sekitar saya, terutama keluarga besar yang saya dahulukan, orang-orang yang saya cintai.

Tidak ada keinginan yang lebih besar dalam diri saya selain melihat mereka, terutama keponakan-keponakan (baca "anak-anak"), untuk menjalani hidup yang baik dan penuh kelayakan. Maka, saya meletakkan tanggung jawab untuk membantu mereka mendapatkan hidup dengan kelayakan itu di pundak saya. Membantu memberikan bekal untuk mereka melangkah di kemudian hari.

Sampai pada titik ini, saya mendapati bahwa kebahagiaan sejati diperoleh hanya dengan berbagi. Mari berbagi, karena kita manusia.