Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2008

Aii..aii…siapa dia??

Ini sabtu pagi yang biasa-biasa saja seperti sabtu-sabtu lainnya kecuali saya bangun lebih awal dan punya niat mulia untuk masak ikan cue tumis cabe bawang dan tomat (terinspirasi beberapa hari lalu waktu makan siang di kantor dengan menu itu). Sambil menunggu tukang sayur lewat depan rumah, saya mencabuti rumput-rumput liar yang tumbuh di pot pohon adenium saya. Tengah asik jemari saya mengakhiri hidup rumput-rumput itu, tiba-tiba saya mendengar suara sepeda motor berhenti tidak jauh dari tempat saya jongkok. Dengan sikap autis, saya tetap melanjutkan pekerjaan saya tanpa memperdulikan sepeda motor tersebut, sampai akhirnya saya mendengar suara si empunya motor menyapa saya. “Permisi mBak…”Saya mendongak ke arah suara itu. Alih-alih menjawab salamnya, saya hanya memandang wajahnya takjub (dan saya yakin dengan mulut setengah terbuka). Kemudian hati saya pun sibuk bergumam dan berdendang*busyeeet..cakep banget, aaii..aii..siapa diaaaaa..?*“mBak, permisi..” ulangnya, kali ini dengan …

Ketika saya gak bisa tidur

Pemikiran ini muncul tadi malam, ketika saya tidak juga dihampiri rasa kantuk padahal jam di meja saya sudah menunjukkan pukul 01.15 dini hari. Setelah menyerah pada kenyataan bahwa tidak ada seorangpun teman yang rela menemani saya begadang sampai larut (terbukti dan sms-sms yang saya kirim ke beberapa teman gak ada yang dijawab, baru pagi saya terima reply-nya, ada siy seorang temen yang jawab telpon saya, tapi katanya dia mau tidur huuuu…), akhirnya saya membenamkan diri ke dalam pikiran saya sendiri. Merenung mungkin. Bahan perenungan itu bisa jadi berawal dari kopdar saya di Ambassador dengan seorang temen MP saya (haluuu trid weks ). Saya sempat sedikit mengeluhkan kehidupan pribadi yang garing dan kehidupan professional yang sama sekali gak menjanjikan, yang ditanggapi dengan sangar oleh teman saya itu. “Jangan pernah lu ngomong gitu lagi, lu tau gak di luar sana ada ribuan orang yang mati-matian pengen kerja!?” Glek. Bener siy, pendapat teman saya itu. Walaupun pekerjaan, lin…